Pertanyaan siapa pemilik hotel Kempinski Bali sering muncul, terutama setelah hotel ini menjadi tuan rumah KTT G20 2022. Jawabannya bukanlah Kempinski sebagai jaringan hotel, melainkan seorang pengusaha Indonesia: Eddy William Katuari, yang juga memimpin Wings Group melalui anak usahanya PT Graha Alam Lestari.
Last checked: 2026-06-07
Bandingkan harga terendah dan ulasan tamu. Banyak pilihan dengan pembatalan gratis.Lihat harga
Gabungkan penerbangan + hotel dan bandingkan penawaran serta hadiah di satu tempat.Lihat hargaTautan ini berisi iklan afiliasi. Harga dan ketersediaan dapat berubah di situs tujuan.
Nama Hotel: The Apurva Kempinski Bali · Lokasi: Nusa Dua, Bali · Pemilik: William Katuari (Wings Group) · Jaringan Hotel: Kempinski Hotels · Jumlah Kamar: 465 · Bintang: 5
Metodologi Riset Artikel Ini
Terakhir diperbarui: [hari ini, [Bulan] [Tahun]].
Sumber yang ditinjau: situs resmi properti, portal berita nasional, Wikipedia, media properti.
Kami tidak melakukan kunjungan langsung ke lokasi atau wawancara dengan staf hotel. Data kepemilikan dan kekayaan dikumpulkan dari laporan media yang mengutip pernyataan resmi serta daftar Forbes.
Empat Fakta Kunci Pemilik Hotel Kempinski Bali
- Eddy William Katuari, Presiden Direktur Wings Group, adalah pemilik The Apurva Kempinski Bali. (detikFinance)
- Aset dimiliki oleh Wings melalui PT Graha Alam Lestari, sementara Kempinski hanya bertindak sebagai operator. (Wikipedia)
- Forbes mencatat kekayaan William Katuari sekitar US$1,1 miliar pada 2021, masuk 50 besar orang terkaya Indonesia. (detikFinance)
- The Apurva Kempinski Bali menjadi salah satu lokasi utama Konferensi Tingkat Tinggi G20 pada November 2022. (Properti Indonesia)
Fakta Singkat The Apurva Kempinski Bali
| Nama Hotel | The Apurva Kempinski Bali |
|---|---|
| Lokasi | Nusa Dua, Bali |
| Pemilik | William Katuari (Wings Group / PT Graha Alam Lestari) |
| Jaringan Hotel | Kempinski Hotels (operator) |
| Jumlah Kamar | 465 |
| Bintang | 5 |
| Tahun Dibuka | Kuartal I 2019 |
| Luas Lahan | Sekitar 14 hektare |
| Acara Khusus | Tuan rumah KTT G20 2022 |
Kempinski Dimiliki oleh Siapa?
Struktur kepemilikan The Apurva Kempinski Bali mengikuti pola yang umum di Indonesia: pemilik lokal memegang aset fisik, sementara jaringan hotel internasional mengelola operasionalnya. Berdasarkan pernyataan resmi Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) yang dikutip oleh detikFinance, pemilik hotel ini adalah William Katuari, yang juga menjabat sebagai Presiden Direktur Wings Group.
Secara korporat, kepemilikan dijalankan melalui anak usaha Wings, yaitu PT Graha Alam Lestari. Sementara itu, Kempinski Hotels—jaringan hotel mewah tertua di Eropa dengan sejarah lebih dari 120 tahun—berperan sebagai operator yang menyediakan merek, standar layanan, dan manajemen. Model ini memisahkan investasi properti dari pengelolaan hotel.
Siapa Eddy William Katuari?
Eddy William Katuari adalah putra dari Johannes Ferdinand Katuari, pendiri Wings Group. Setelah sang ayah wafat pada 2004, Eddy mengambil alih kepemimpinan grup yang awalnya dikenal sebagai produsen sabun dan deterjen. Di bawah kepemimpinannya, Wings Group melakukan diversifikasi besar-besaran ke sektor properti, perkebunan, bahan kimia, keramik, dan perhotelan, termasuk pembangunan The Apurva Kempinski Bali yang dibuka pada 2019.
“Dilansir dari laman resmi ITDC, pemilik hotel The Apurva Kempinski Bali ini adalah William Katuari yang juga merupakan Presiden Direktur Wings Group.”
— Redaksi detikFinance, mengutip ITDC (2022)
Apa Itu Wings Group?
Wings Group adalah konglomerasi konsumen dan manufaktur yang berbasis di Indonesia. Selain memproduksi barang-barang kebutuhan sehari-hari seperti sabun dan deterjen, grup ini telah berekspansi ke berbagai sektor. Investasi di sektor perhotelan, dengan The Apurva Kempinski Bali sebagai properti flagship-nya, menandai langkah strategis Wings Group ke industri hospitality kelas atas.
Intinya: Kepemilikan The Apurva Kempinski Bali sepenuhnya berada di tangan pengusaha Indonesia, Eddy William Katuari, melalui korporasi Wings Group. Kempinski hanya mengelola operasional hotel berdasarkan kontrak kerja sama.
Siapakah CEO Kempinski?
Kempinski Hotels sebagai operator The Apurva Kempinski Bali dipimpin oleh seorang CEO global yang bertanggung jawab atas strategi dan standar jaringan hotel mewah ini. Berdasarkan informasi dari Wikipedia dan berbagai publikasi industri, CEO Kempinski Hotels adalah Barbara Muckermann. Ia menjabat sebagai Chief Executive Officer sejak tahun 2021, menggantikan kepemimpinan sebelumnya. Perannya mencakup pengawasan terhadap seluruh properti Kempinski di dunia, termasuk The Apurva Kempinski Bali, untuk memastikan konsistensi layanan dan merek.
Keberadaan CEO global ini tidak mengubah struktur kepemilikan hotel di Bali. Kempinski tetap berfungsi sebagai operator, bukan pemilik aset.
Kempinski Hotel Bali Berbintang Berapa?
The Apurva Kempinski Bali secara resmi menyandang status hotel bintang lima, yang merupakan peringkat tertinggi dalam klasifikasi perhotelan. Status ini tidak hanya mencerminkan kemewahan fisik properti, tetapi juga standar layanan, jumlah fasilitas, dan kapasitas operasionalnya. Dengan 465 kamar, hotel ini menjadi salah satu resor terbesar di kawasan Nusa Dua.
Sebagai perbandingan, beberapa hotel bintang lima lainnya di kawasan Nusa Dua seperti The St. Regis Bali Resort atau The Ritz-Carlton juga memiliki kapasitas kamar yang lebih kecil, menempatkan The Apurva Kempinski sebagai salah satu properti resort terbesar di area tersebut.
Yang perlu dicatat: Meskipun berperingkat bintang lima, klasifikasi ini lebih berkaitan dengan standar Kempinski secara global. Pemilik lokal, Wings Group, menginvestasikan modal untuk mencapai standar tersebut, yang kemudian dioperasionalkan oleh Kempinski.
Alternatif Hotel Kempinski Lain di Indonesia
The Apurva Kempinski Bali adalah properti hotel Kempinski kedua di Indonesia, setelah Hotel Kempinski Jakarta yang sudah beroperasi lebih dulu. Perbedaan utama antara keduanya terletak pada konsep: Kempinski Jakarta adalah hotel perkotaan dengan fokus pada MICE (Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions), sementara The Apurva Kempinski Bali dirancang sebagai resor liburan yang mengusung arsitektur bertingkat di tebing Nusa Dua. Untuk pembaca yang mencari nuansa berbeda, Hotel Kempinski Jakarta bisa menjadi alternatif jika berada di ibu kota.
Rekomendasi Kami
Jika Anda mencari hotel bintang lima dengan sejarah kepemilikan yang jelas oleh pengusaha Indonesia dan pernah menjadi tuan rumah acara internasional bergengsi, The Apurva Kempinski Bali adalah pilihan yang tepat. Namun, bagi wisatawan yang lebih mengutamakan akses langsung ke pantai tanpa tebing, atau yang memiliki anggaran lebih terbatas, mempertimbangkan hotel-hotel lain di Nusa Dua mungkin lebih sesuai. Keputusan akhir tetap bergantung pada prioritas pribadi Anda.
Pertanyaan Umum (FAQ)
Apakah The Apurva Kempinski Bali milik pemerintah Indonesia?
Tidak. Hotel ini dimiliki oleh pengusaha swasta, Eddy William Katuari (Wings Group), melalui PT Graha Alam Lestari. Pemerintah tidak memiliki saham di hotel ini.
Apa alamat lengkap The Apurva Kempinski Bali?
Hotel ini beralamat di Jalan Raya Nusa Dua Selatan, Kawasan Pariwisata ITDC, Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali 80361.
Apakah hotel ini menjadi lokasi KTT G20?
Ya. The Apurva Kempinski Bali terpilih sebagai salah satu venue utama Konferensi Tingkat Tinggi G20 yang berlangsung pada November 2022 di Bali. Pilihan ini didasarkan pada kapasitas, fasilitas bintang lima, dan kemampuan keamanan.
Kapan hotel ini dibuka?
The Apurva Kempinski Bali resmi dibuka untuk umum pada kuartal pertama tahun 2019. Proses konstruksi memakan waktu beberapa tahun sebelumnya.
Berapa jumlah restoran di hotel ini?
The Apurva Kempinski Bali memiliki beberapa restoran dan bar, termasuk Koral (restoran bawah laut pertama di Bali), serta lounge di lobi. Jumlah pastinya bervariasi tergantung musim dan renovasi.
Lokasi dan Cara Menuju ke Sana
The Apurva Kempinski Bali terletak di kawasan eksklusif Nusa Dua, yang dikelola oleh ITDC (Indonesia Tourism Development Corporation). Dari Bandara Internasional Ngurah Rai, perjalanan memakan waktu sekitar 20–30 menit melalui Jalan By Pass Ngurah Rai. Kawasan Nusa Dua terkenal dengan resor-resor mewah dan akses mudah ke pusat perbelanjaan seperti Bali Collection.
Daftar Sumber
- detikFinance – Profil Eddy William Katuari
- Properti Indonesia – Mengenal The Apurva Kempinski Bali
- Wikipedia Indonesia – The Apurva Kempinski Bali
- Espos Bisnis – Profil Eddy William Katuari
- Tribun Medan – Sosok William Katuari
- Repository SAGES – Kajian Hotel Kempinski
- Fame Hotel Sunset Road Bali – Ulasan di HotelPanduan
- Sheraton Belitung Resort – Ulasan di HotelPanduan