Dalam operasional perhotelan, istilah kamar hotel berfungsi sebagai bahasa yang memungkinkan departemen front office, housekeeping, dan engineering saling berkomunikasi tentang kondisi kamar secara cepat dan akurat. Artikel ini menyajikan taksonomi lengkap mulai dari kode status dasar seperti V (Vacant) dan O (Occupied) hingga variasi kode yang digunakan di berbagai hotel Indonesia, berdasarkan penelusuran terhadap sumber operasional perhotelan daring. Pembaca akan mendapatkan peta istilah yang mencakup status berdasarkan kebersihan, status berdasarkan penghuni, serta kode proses check-in dan check-out yang lazim ditemukan dalam sistem manajemen properti hotel.
Last checked: 2026-05-28
Bandingkan harga terendah dan ulasan tamu. Banyak pilihan dengan pembatalan gratis.Lihat harga
Gabungkan penerbangan + hotel dan bandingkan penawaran serta hadiah di satu tempat.Lihat hargaTautan ini berisi iklan afiliasi. Harga dan ketersediaan dapat berubah di situs tujuan.
Total status kamar (dari Related Searches): 45 status · Kode status dasar (Traveloka): CI, CO, DND, ONL, V, VC, VD · Istilah perhotelan (Glints): 50 istilah termasuk Reservasi, Check-in, Check-out · Sumber kode status tambahan (Scribd): VC, VD, VR
Bagaimana kami meneliti ini
Terkahir ditinjau: Oktober 2024.
Sumber yang ditinjau: blog operasional hotel, portal informasi perhotelan, platform rekrutmen perhotelan, dokumen pelatihan manajemen hotel.
Keterbatasan: Tidak ada kunjungan langsung ke hotel, tidak ada wawancara staf hotel, tidak ada verifikasi internal kode status.
Fakta Kunci Istilah Kamar Hotel
- Hoteloodi mengumpulkan lebih dari 30 kode status kamar yang lazim digunakan di hotel Indonesia (Hoteloodi)
- Sembilan kode dasar dari platform perjalanan: CI, CO, DND, ONL, V, VC, VD, O, OC (Asyana Group)
- V = Vacant berarti kamar kosong; O = Occupied berarti kamar sedang ditempati tamu terdaftar (HotelMU)
- VC (Vacant Clean) dan VD (Vacant Dirty) menunjukkan status kamar berdasarkan kondisi kebersihannya (Hotely)
Apa saja nama status kamar hotel?
Kode status kamar hotel pada dasarnya diklasifikasikan menjadi tiga kelompok utama berdasarkan aspek yang diukur: status ketersediaan (apakah kamar kosong atau terisi), status kebersihan (apakah kamar sudah dibersihkan atau belum), dan status proses (posisi tamu dalam siklus inap). Dari penelusuran terhadap blog operasional hotel Indonesia, ditemukan bahwa variasi kode yang digunakan dapat berkisar antara 7 hingga lebih dari 30 kode, tergantung pada standar operasional masing-masing properti.
Status berdasarkan kebersihan
Hotel menggunakan kode kebersihan untuk mengkoordinasikan antara departemen front office dan housekeeping. Kode paling fundamental adalah VC = Vacant Clean, yang berarti kamar kosong dan sudah dibersihkan; menurut HotelMU, VC adalah kondisi di mana kamar siap untuk diberikan kepada tamu baru (HotelMU). Di sisi lain, VD = Vacant Dirty menunjukkan kamar kosong tetapi belum dibersihkan setelah tamu sebelumnya melakukan check-out (Hotely).
Beberapa hotel menambahkan lapisan verifikasi lebih lanjut dengan kode VCI = Vacant Clean Inspected, yang menandakan kamar sudah dibersihkan dan telah melewati inspeksi supervisor sebelum dinyatakan siap dijual (HotelMU). Dalam terminology yang lebih ringkas, kode VR = Vacant Ready digunakan untuk menunjukkan kamar kosong yang bersih, sudah dicek kelengkapan fasilitasnya, dan siap dihuni tamu baru (GuestPro).
Status berdasarkan penghuni
Kode Occupied dipakai ketika kamar sedang berpenghuni. O = Occupied atau OC = Occupied Clean menunjukkan kamar terisi dan dalam kondisi bersih, sedangkan OD = Occupied Dirty berarti kamar terisi tamu tetapi kondisinya kotor dan memerlukan pembersihan setelah tamu berangkat (HotelMU). Kode ONL = Occupied No Luggage dari Asyana Group menjelaskan bahwa tamu masih terdaftar pada kamar namun tidak ada bagasi di dalamnya, yang biasanya mengindikasikan tamu hanya transit singkat atau hanya beberapa jam di hotel (Asyana Group).
Kode khusus tamu juga mencakup HU = House Use atau House Used, yaitu kamar yang digunakan untuk keperluan internal hotel seperti oleh manajemen atau staf, dan tidak dijual ke tamu umum (Asyana Group). Kode Comp = Complimentary menandakan kamar yang didaftarkan atas nama tamu tetapi tidak dikenakan biaya sewa, misalnya sebagai kompensasi atau hadiah dari hotel (Hotely).
Kode status kamar populer
DND = Do Not Disturb adalah kode yang dipasang ketika tamu tidak ingin diganggu. GuestPro menjelaskan bahwa staf housekeeping dan front office wajib menghormati status ini kecuali dalam situasi darurat (GuestPro). Beberapa hotel menggunakan singkatan alternatif DD untuk istilah yang sama (GuestPro). Kode DL = Double Lock menunjukkan kamar dikunci ganda, biasanya atas permintaan tamu VIP, sehingga akses sangat dibatasi (GuestPro).
Status SO = Sleep Out / Slept Out menurut GuestPro berarti tamu tetap membayar kamar tetapi tidak tidur di kamar pada malam tersebut (GuestPro). Sementara itu, istilah Skip atau Skipper digunakan ketika tamu meninggalkan hotel tanpa menyelesaikan kewajibannya untuk membayar tagihan (HotelMU).
Pola yang terlihat dari berbagai sumber menunjukkan bahwa meskipun istilah dasar (V, O, VC, VD) relatif konsisten di seluruh hotel, variasi dan kombinasi kode meningkat seiring dengan ukuran dan standar layanan hotel—hotel bintang lebih banyak cenderung mengadopsi lebih banyak sub-kategori.
Apa saja istilah dalam hotel?
Istilah perhotelan tidak hanya terbatas pada status kamar. Glints Indonesia, platform rekrutmen dan karier, menyebutkan bahwa ada sekitar 50 istilah perhotelan yang wajib dipahami calon staf hotel, termasuk istilah terkait tamu, operasional, dan kebersihan (Glints Indonesia). Istilah-istilah ini membentuk vocabulario dasar yang digunakan di seluruh industri perhotelan Indonesia.
Istilah terkait tamu
Proses CI = Check In menandakan tamu yang telah reservasi sudah tiba dan secara resmi menempati kamar. Sebaliknya, CO = Check Out berarti tamu telah menyelesaikan masa inap dan meninggalkan kamar. GuestPro menjelaskan bahwa CO melibatkan serah terima kunci dan pelunasan tagihan (GuestPro). Untuk variasi waktu, LCO = Late Check Out digunakan ketika tamu meninggalkan hotel lebih lambat dari jam check-out standar—biasanya dikenakan biaya tambahan sesuai kebijakan hotel (HotelMU).
Kode EA = Expected Arrival dalam daftar front office berisi nama tamu yang diharapkan tiba hari itu, sehingga resepsionis dapat menyiapkan kunci dan dokumen beforehand (GuestPro). Kode DO/ED = Due Out / Expected Departure menunjukkan kamar-kamar yang tamunya diharapkan check-out pada tanggal tersebut, sehingga housekeeping dapat menjadwalkan pembersihan (HotelMU). Istilah Stay Over (SO) menurut Hotely merujuk pada situasi ketika tamu memperpanjang masa inap dan tidak check-out pada hari yang direncanakan semula (Hotely).
Istilah operasional
Kode OS = Out of Service (OOS) menunjukkan kamar sementara tidak dapat dijual karena perbaikan jangka pendek atau masalah teknis kecil (Asyana Group). Jika kerusakan lebih serius, kode OOO = Out of Order diterapkan dan kamar tidak dapat dijual untuk jangka waktu tertentu (Hotely). Beberapa hotel menambahkan OOI = Out of Inventory, yaitu kamar yang dikeluarkan dari daftar penjualan untuk renovasi jangka panjang atau alasan strategis (Asyana Group).
Istilah Blocked mengindikasikan kamar diblokir untuk keperluan internal atau reservasi grup, sehingga tidak tersedia untuk dijual ke tamu individu (Asyana Group). Status VIP / VVIP menandai kamar untuk tamu penting yang memerlukan persiapan fasilitas dan amenity ekstra sebelum kedatangan (Asyana Group).
Istilah kebersihan
Kategori status kamar berdasarkan kebersihan, misalnya Clean (CL) untuk kamar sudah dibersihkan dan siap huni, serta Dirty / Not Ready (DN) untuk kamar kotor dan belum siap dijual (Asyana Group). Status Inspected menurut Asyana Group berarti kamar sudah dibersihkan oleh housekeeping dan telah dicek oleh supervisor sebelum masuk kategori siap dijual (Asyana Group).
Istilah SR = Service Refused (Service Refused) dari GuestPro menunjukkan kamar yang seharusnya dibersihkan tetapi tamu menolak layanan cleaning dengan alasan privasi atau alasan lain (GuestPro). Kode ini penting untuk didokumentasikan agar tidak ada upaya pembersihan paksa yang mengganggu tamu.
Pemblokiran dan penolakan layanan cleaning (DND, SR) menunjukkan bahwa pemahaman tentang istilah tidak hanya penting untuk komunikasi internal, tetapi juga untuk menghormati hak privasi tamu—sebuah aspek yang semakin disadari dalam industri perhotelan modern.
Macam macam tipe kamar hotel?
Istilah tipe kamar hotel berbeda dari status kamar, karena merujuk pada kategori kamar berdasarkan ukuran, kapasitas, dan fasilitas yang ditawarkan. Meskipun input tidak menyediakan data ukuran spesifik, sumber-sumber umum dalam industri perhotelan mengidentifikasi beberapa kategori utama yang sering digunakan di berbagai hotel.
Berdasarkan kapasitas
Tipe kamar paling dasar diklasifikasikan berdasarkan jumlah penghuni: Single dirancang untuk satu orang dengan satu tempat tidur single, sementara Double menyediakan satu tempat tidur ganda (double bed) untuk dua orang. Tipe Twin menyediakan dua tempat tidur single, dan Triple dapat menampung tiga orang dengan kombinasi tempat tidur yang bervariasi.
Berdasarkan fasilitas
Klasifikasi berdasarkan fasilitas menghasilkan beberapa kategori: Standard adalah tipe kamar dasar dengan fasilitas minimal sesuai standar hotel. Superior menawarkan kamar yang lebih luas atau fasilitas tambahan dibandingkan Standard. Deluxe menyediakan kamar yang lebih besar dengan fasilitas tambahan seperti bathtub atau view lebih baik.
Kategori Suite biasanya mencakup ruangan terpisah atau ruang tamu, sementara Executive Suite atau Presidential Suite menawarkan fasilitas premium dengan ukuran terbesar. Tipe Family Room dirancang khusus untuk keluarga dengan tambahan tempat tidur atau perlengkapan anak.
Tipe kamar yang umum
Dari berbagai sumber yang ditinjau, istilah Standard, Deluxe, Suite, Single, dan Double adalah tipe yang paling konsisten muncul di materi promosi hotel dan platform pemesanan. Istilah-istilah ini dipahami secara universal oleh tamu hotel dan staf reservation, sehingga menciptakan ekspektasi dasar tentang apa yang akan diperoleh tamu.
Penting untuk dicatat bahwa tidak ada standar industri universal yang secara ketat mendefinisikan perbedaan antara Superior dan Deluxe, atau antara Suite dan Executive Suite—definisi ini bervariasi antar properti dan brand hotel.
Apa itu vacant dan occupied?
Vacant dan Occupied adalah dua kode status paling fundamental dalam operasional hotel. Kedua istilah ini menjadi dasar dari hampir semua sistem manajemen properti hotel (PMS) dan menjadi titik awal pemahaman bagi siapa saja yang bekerja di industri perhotelan.
Vacant (V)
Kode V = Vacant berarti kamar dalam keadaan kosong dan tidak ditempati tamu. HotelMU menjelaskan bahwa ini adalah status dasar yang menunjukkan kamar tersedia untuk dijual (HotelMU). Vacant sering dikombinasikan dengan status kebersihan, menghasilkan sub-kategori seperti VC (Vacant Clean), VD (Vacant Dirty), dan VR (Vacant Ready).
Menurut Asyana Group, istilah “status kamar hotel” dalam operasional perhotelan secara umum merujuk pada informasi singkat tentang kondisi dan ketersediaan kamar pada waktu tertentu, termasuk informasi vacant atau occupied (Asyana Group). Fungsi operasional ini memungkinkan semua departemen hotel berbicara tentang kondisi kamar dengan bahasa yang seragam.
Occupied (OC)
Kode O = Occupied atau OC = Occupied menunjukkan kamar sedang ditempati tamu yang terdaftar secara sah sebagai tamu hotel. HotelMU menegaskan bahwa hanya tamu yang sah yang dapat memicu status occupied dalam sistem (HotelMU). Status occupied juga dikombinasikan dengan kebersihan menjadi OC (Occupied Clean) dan OD (Occupied Dirty).
Glints Indonesia, dalam konteks rekrutmen perhotelan, menempatkan “vacant” dan “occupied” sebagai istilah dasar yang wajib dipahami calon staf hotel (Glints Indonesia). Keduanya menjadi fondasi sebelum memahami kode-kode yang lebih kompleks seperti ONL, DND, atau OOO.
Kode turunan
Dari dua status dasar ini, hotel mengembangkan kode turunan yang lebih spesifik: ONL = Occupied No Luggage menyatakan tamu masih terdaftar tetapi tanpa bagasi; SO = Sleep Out berarti tamu membayar tetapi tidak tidur di kamar; LCO = Late Check Out menunjukkan tamu masih dalam proses check-out. Semua turunan ini tetap berakar pada konsep dasar Vacant dan Occupied.
Kode Vacant dan Occupied adalah fondasi sistem status kamar hotel—memahami keduanya memungkinkan staf hotel membaca dan menginterpretasikan kode-kode kompleks lainnya seperti ONL, DND, atau OOO dengan mudah.
| Istilah | Arti | Sumber |
|---|---|---|
| V / Vacant | Kamar kosong, tidak ditempati tamu | HotelMU |
| O / Occupied | Kamar sedang ditempati tamu terdaftar | HotelMU |
| VC / Vacant Clean | Kamar kosong dan sudah dibersihkan | Hotely |
| VD / Vacant Dirty | Kamar kosong tetapi belum dibersihkan | Hotely |
| VR / Vacant Ready | Kamar kosong, bersih, dicek, siap dijual | GuestPro |
| DND / Do Not Disturb | Tamu tidak ingin diganggu | GuestPro |
| OOO / Out of Order | Kamar tidak dapat dijual karena kerusakan serius | Hotely |
| OOI / Out of Inventory | Kamar dikeluarkan dari inventaris penjualan | Asyana Group |
| HU / House Use | Kamar digunakan untuk keperluan internal hotel | Asyana Group |
| Comp / Complimentary | Kamar gratis, tidak dikenakan biaya | Hotely |
| CI / Check In | Tamu tiba dan resmi menempati kamar | GuestPro |
| CO / Check Out | Tamu menyelesaikan masa inap | HotelMU |
Apa itu status kamar Sleep Out?
Apa itu Double Lock?
Apa itu Occupied No Luggage (ONL)?
Apa itu Vacant Ready (VR)?
Apa itu status kamar CI dan CO?
Apa perbedaan VC dan VD?
Apa itu status kamar DND?
Sumber yang Dikutip
- HotelMU — Kode Status Kamar Hotel
- GuestPro — Status Kamar Hotel
- Asyana Group — Status Kamar Hotel
- Hotely — Rahasia di Balik Kode Status Kamar Hotel
- Hoteloodi — Kode Status Kamar
- Glints Indonesia — Istilah dalam Perhotelan
Related reading: ARR Hotel Adalah: Pengertian, Rumus, dan Perbedaan ADR · Panduan Harga Hotel per Malam: Rata-rata, Termurah, Tips Booking