Grup Hotel Suba, jaringan hotel independen terbesar ke-9 di India, baru saja mencatatkan sahamnya di papan SME NSE melalui IPO yang oversubscribed 15,4 kali pada Oktober 2025. Artikel ini mengupas kepemilikan, kinerja keuangan, portofolio merek, dan prospek ekspansi grup ini berdasarkan data prospektus, laporan keuangan, dan liputan media bisnis India.
Last checked: 2026-07-30
Bandingkan harga terendah dan ulasan tamu. Banyak pilihan dengan pembatalan gratis.Lihat harga
Gabungkan penerbangan + hotel dan bandingkan penawaran serta hadiah di satu tempat.Lihat hargaTautan ini berisi iklan afiliasi. Harga dan ketersediaan dapat berubah di situs tujuan.
Nama Jaringan: Suba Hotels (Grup Hotel Suba) · Pendiri & Pemilik: Mansur Mehta · Peringkat Industri: Jaringan hotel terbesar ke-9 di India · Kinerja Keuangan Terbaru: Pendapatan INR 116 Crore di FY26, naik 45% YoY
Cara Kami Meneliti Ini
Terakhir diperiksa: 10 Oktober 2025.
Sumber yang ditinjau: situs resmi Suba Hotels, platform investasi (Zerodha, Bajaj Finserv, Groww, HDFC Sky), media keuangan dan bisnis (The Week/PTI, Entrepreneur India, Soul of Hospitality), serta portal analis IPO (IPOPlatform, InvestorZone).
Kami tidak melakukan kunjungan langsung ke properti, tidak mewawancarai staf hotel, dan tidak memverifikasi data secara independen di luar sumber yang disebutkan.
Sekilas Grup Hotel Suba
- Grup Hotel Suba dimiliki oleh Mansur Mehta, dengan kantor pusat di Marathon Nextgen Innova, Lower Parel, Mumbai (Bajaj Finserv)
- Jaringan hotel terbesar ke-9 di India berdasarkan jumlah properti, dengan portofolio multi-merek dari segmen ekonomi hingga mewah (Entrepreneur India)
- Pendapatan mencapai ₹115,89 crore, naik 45% YoY, dengan PAT ₹18,01 crore — rekor tertinggi sepanjang sejarah (Entrepreneur India)
- IPO bertipe book building di NSE SME dengan ukuran emisi ₹75,47 crore, listing 7 Oktober 2025 di harga ₹154,20 (+38,9% dari price band atas ₹111) (Groww)
Fakta Utama Grup Suba Hotels
| Nama Jaringan | Suba Hotels (Grup Hotel Suba) (Bajaj Finserv) |
| Pendiri & Pemilik | Mansur Mehta |
| Peringkat Industri | Jaringan hotel terbesar ke-9 di India |
| Kinerja Keuangan FY26 | Pendapatan ₹115,89 crore, naik 45% YoY; PAT ₹18,01 crore |
| Ukuran IPO | ₹75,47 crore (seluruhnya fresh issue, 67,99,200 saham) |
| Price Band IPO | ₹105–₹111 per saham (nilai nominal ₹10) |
| Listing Date | 7 Oktober 2025 di NSE SME |
| Harga Listing | ₹154,20 (+38,9%) |
| Oversubscription | 15,4 kali total; ritel >9 kali |
| Dana Anchor Investor | ₹21 crore dari 19,17 lakh saham |
| Porsi Promotor Pre-IPO | 84,69% |
| Porsi Promotor Post-IPO | 60,93% |
Merek Apa Saja yang Dimiliki Suba Hotels?
Grup Hotel Suba mengelola portofolio multi-merek yang mencakup segmen ekonomi hingga mewah di berbagai kota India. Berdasarkan informasi dari situs resmi perusahaan, Suba Hotels mengoperasikan properti di bawah beberapa merek yang masing-masing menyasar segmen pasar berbeda — mulai dari hotel budget untuk pelancong bisnis hingga hotel bintang empat untuk wisatawan premium (Situs Resmi Suba Hotels).
Portofolio Merek Suba Hotels
Portofolio merek Suba Hotels mencakup Suba International, Suba Palace, Suba Elite, Suba Star, dan Suba Comfort — masing-masing dengan standar layanan dan fasilitas yang disesuaikan dengan target pasar. Suba International, misalnya, diposisikan sebagai hotel bintang empat yang melayani wisatawan korporat dan liburan, sementara Suba Star dan Suba Comfort menyasar segmen bisnis dan ekonomi (Situs Resmi Suba Hotels).
Dengan pendekatan multi-merek ini, Suba Hotels dapat mengelola properti milik sendiri maupun properti pihak ketiga di bawah model operasi yang fleksibel. Properti-properti tersebut tersebar di kota-kota seperti Mumbai, Ayodhya, Varanasi, Pune, Ahmedabad, dan beberapa kota lainnya di India.
Siapa Pemilik Suba Hotel Group?
Grup Hotel Suba dimiliki dan didirikan oleh Mansur Mehta, seorang pengusaha perhotelan India yang telah membangun jaringan ini sejak 1994. Berdasarkan data dari situs resmi perusahaan dan platform LinkedIn, kantor pusat grup ini berlokasi di Marathon Nextgen Innova, Lower Parel, Mumbai, dan mempekerjakan ribuan karyawan di seluruh properti yang dikelola (LinkedIn – Suba Group of Hotels).
Struktur Kepemilikan Sebelum dan Sesudah IPO
Data dari prospektus IPO yang dirangkum oleh Bajaj Finserv menunjukkan bahwa kelompok promotor — yang dipimpin oleh Mansur Mehta — memegang sekitar 84,69% saham sebelum IPO. Setelah IPO, porsi promotor turun menjadi sekitar 60,93%, sementara kepemilikan publik naik dari 15,31% menjadi sekitar 39,07% (Bajaj Finserv). Dilusi ini menunjukkan peningkatan free float yang signifikan, memungkinkan partisipasi investor ritel dan institusi dalam kepemilikan perusahaan.
Berapa Omzet Grup Hotel Suba?
Kinerja keuangan Grup Hotel Suba menunjukkan tren pertumbuhan yang kuat dalam dua tahun terakhir. Untuk tahun fiskal yang berakhir 31 Maret 2025 (FY25), Suba Hotels mencatat pendapatan dari operasi sekitar ₹79,98 crore dengan laba bersih (PAT) sekitar ₹15,15 crore dan total aset sekitar ₹123,04 crore.
Lonjakan yang lebih signifikan terjadi pada FY26, di mana pendapatan melonjak 45% year-on-year menjadi sekitar ₹115,89 crore dan PAT mencapai ₹18,01 crore — naik 19% dibanding tahun sebelumnya. Entrepreneur India melaporkan bahwa pertumbuhan ini didorong oleh ekspansi jaringan hingga mencapai 100 properti serta peningkatan okupansi pasca-IPO.
Profitabilitas dan Efisiensi Operasi
Analisis dari InvestorZone menunjukkan bahwa margin EBITDA Suba Hotels meningkat dari sekitar 24,85% pada FY 2022–2023 menjadi sekitar 29,09% pada FY 2024–2025. Return on Capital Employed (ROCE) juga naik hingga sekitar 35,55%, mengindikasikan peningkatan efisiensi operasi yang solid (InvestorZone).
Apa Itu Hotel Suba International?
Hotel Suba International adalah properti unggulan dalam portofolio Suba Hotels yang berlokasi strategis di dekat Terminal 2 Bandara Internasional Mumbai. Properti ini diposisikan sebagai hotel bintang empat yang melayani wisatawan bisnis dan transit yang membutuhkan akses cepat ke bandara (Situs Resmi Suba Hotels).
Lokasi dan Fasilitas
Hotel Suba International berada dalam jarak tempuh singkat dari Terminal 2 Bandara Internasional Chhatrapati Shivaji Maharaj Mumbai, menjadikannya pilihan utama bagi pelancong yang memiliki penerbangan lanjutan atau transit semalam. Fasilitas yang ditawarkan mencakup kamar ber-AC, TV layar datar, minibar, restoran, pusat kebugaran, dan layanan antar-jemput bandara.
Berdasarkan data dari platform pemesanan dan ulasan, properti ini mendapat peringkat yang baik dari wisatawan bisnis yang menghargai lokasi dan kebersihan kamar, meskipun beberapa ulasan menyebutkan bahwa fasilitas rekreasi masih terbatas dibandingkan hotel bintang empat di pusat kota.